PENDATAAN POPULASI HEWAN PENULAR RABIES DI KOTA PONTIANAK

28 Desember 2016
PENDATAAN POPULASI HEWAN PENULAR RABIES DI KOTA PONTIANAK

Dengan adanya wabah rabies yang telah menyebar di 8 kabupaten/kota (Sekadau, Kapuas Hulu, Sanggau, Sintang, Landak, Bengkayang, Ketapang, dan Melawi) di akhir tahun 2014 dan telah adanya 30 orang meninggal hingga saat ini, maka Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak melaksanakan pendataan HPR(Hewan Penular Rabies) terutama anjing sebagai antisipasi terhadap wabah rabies. Dengan adanya pendataan diharapkan jumlah anjing yang ada diKota Pontianak baik yang telah divaksin maupun yang belum divaksin dapat terpantau. Selain itu dengan mengetahui jumlah anjing maka dapat diperkirakan jumlah vaksin rabies yang diperlukan sehingga dapat memenuhi target membuat sabuk kekebalan untuk daerah terancam sebanyak 70% vaksinasi dari total HPR yang ada.

Kegiatan Pendataan peternakan dilakukan dengan cara mencari data mulai dari memberitahukan pada aparat kecamatan bahwa ada pendataan HPR/Anjing,  setelah mendapatkan izin dilanjutkan ke kelurahan untuk bisa mendapatka data rt yang ada dikelurahan untuk dapat didatangi, meminta izin dan informasi tentang HPR yang ada dirtnya, setelah mendapatkan data maka dilakukan kunjungan langsung kerumah-rumah yang memiliki HPR/Anjing untuk didata. Untuk pengawasan pendataan dilakukan oleh tim pengawas dari dinas dan data yang dihasilkan dilaporkan kembali ke kelurahan untuk proses verifikasi.

Kendala yang dihadapi pada pendataan antara lain adanya masyarakat yang tidak mau memberikan informasi/tidak mau didata, sulitnya bertemu dengan masyarakat yang bekerja(rumahnya kosong) serta kendala cuaca dimana bulan oktober dan noverber saat pendataan hujan sering turun hingga menyulitkan pendata untuk mendatangi warga pemilik HPR/Anjing.

Dari pendataan yang dilakukan didapatkan data kk pemilik anjing seKota Pontianak sebanyak 2.423 kk dengan jumlah HPR/Anjing sebanyak 4.270 Ekor. Sebagian pemilik HPR/Anjing telah memvaksin anjingnya dengan vaksin rabies, sedangkan yang belum memvaksin meminta untuk dapat dilakukan vaksinasi oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak (E. Sayekti).

Op. Bid Peternakan