GERAKAN PAKAN IKAN MANDIRI (GERPARI)

18 Juni 2015
GERAKAN PAKAN IKAN MANDIRI (GERPARI)

Gerakan pakan Ikan Mandiri (GERPARI) adalah Program Nasional yang dicanangkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan , Ibu Susi Pudjiastuti, untuk meningkatkan keuntungan yang diperoleh pelaku usaha perikanan budidaya dikarenakan semakin rendah biaya operasional yang mereka keluarkan. Peningkatan keuntungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan yang diperoleh dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan budidaya.

Dalam suatu usaha pembudidayaan, biaya pembelian pakan ikan dapat mencapai 60% dari seluruh biaya operasional pengusahaan. Dapat dibayangkan berapa biaya operasional yang dapat ditekan, jika GERPARI ini dapat terlaksana.

Pemerintah Kota Pontianak, melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kota Pontianak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pontianak Tahun 2014 dan 2015 telah menyalurkan 15 (lima belas) paket peralatan pembuatan pakan ikan bagi pelaku usaha perikanan budidaya di wilayah Kota Pontianak.

Diharapkan dengan bantuan peralatan yang telah disalurkan ini, pelaku usaha perikanan budidaya yang mendapatkan paket bantuan dapat mengurangi penggunaan pakan komersial / pakan jadi sehingga biaya operasional dapat ditekan seminimal mungkin dan akhirnya pendapatan yang diperoleh akan meningkat.

Harga pakan ikan komersial di Kota Pontianak dapat dilihat pada Tabel berikut ini

 

No.

Jenis Pakan

Satuan

Volume

Harga

Keterangan

1.

Nano 1

Karung

30 kg

Rp 178.000,00

Untuk semua jenis ikan ukuran 3 – 8 cm

2.

Nano 2

Karung

30 kg

Rp 165.000,00

Untuk semua jenis ikan ukuran  > 8 cm

3.

Nano 3

Karung

30 kg

Rp 158.000,00

Untuk semua jenis ikan dewasa

4.

F-999

Karung

30 kg

Rp 150.000,00

Untuk semua jenis ikan ukuran 5 – 8 cm

5.

781

Karung

30 kg

Rp 288.000,00

Untuk semua jenis ikan dewasa

6.

781-1

Karung

20 kg

Rp 216.000,00

Untuk semua jenis ikan ukuran ± 15 cm

7.

781-2

Karung

30 kg

Rp 295.000,00

Untuk semua jenis ikan dewasa

Informasi didapat dari salah satu pelaku usaha perikanan budidaya dan penyuluh swadaya

Dari hasil pemantauan kepada kelompok-kelompok penerima paket bantuan peralatan mesin pembuat pakan ikan ini didapat informasi bahwa pengeluaran biaya pembelian pakan komersial dapat ditekan hingga 50% dari biasanya.  Efisiensi ini disebabkan oleh pembuatan pakan ikan mandiri yang dilakukan oleh pembudidaya ikan tersebut menggunakan bahan-bahan yang ada secara local di Kota Pontianak. Pakan ikan menggunakan darah sapi, tepung ikan, tanaman air, dedak, dan tepung jagung dengan kandungan protein mencapai 33%. (Q)

Op. Bid Perikanan