Tempat Pemotongan Hewan Sapi (TPHS) Ilegal Masih Beroperasi diluar Hari Raya

27 Oktober 2014
Tempat Pemotongan Hewan Sapi (TPHS) Ilegal Masih Beroperasi diluar Hari Raya

Selasa (7/10/2014) s/d Rabu (15/10/2014) Tim Pembinaan pemilik TPHS Ilegal dari UPTD Rumah Potong Hewan Sapi (RPHS) Kota Pontianak telah turun langsung ke lapangan. Diawali dengan Kec. Pontianak Barat, Kec. Pontianak Utara, Kec. Pontianak Kota, Kec. Pontianak Timur, Kec. Pontianak Selatan dan diakhiri dengan Kec. Pontianak Tenggara.

Pembinaan dilakukan terhadap pemilik TPHS Ilegal yang diduga masih beroperasi diluar Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari raya tersebut yang memang dibolehkan oleh PEMKOT Pontianak memotong di luar UPTD RPHS Kota Pontianak tetapi hanya pada TPHS yang ditunjuk sedangkan diluar hari Raya pemotongan sapi dipusatkan di UPTD RPHS Kota Pontianak yang berlokasi di Jl. Pelabuhan Rakyat Nipah Kuning.

TPHS Ilegal yang diduga yang beroperasi diluar hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha terdapat di Kec. Pontianak Barat sebanyak 2 TPHS Ilegal, Kec. Pontianak Utara sebanyak 2 TPHS Ilegal, Kec. Pontianak Timur sebanyak 1 TPHS Ilegal dan Kec. Pontianak Kota sebanyak 2 TPHS Ilegal yang diduga masih beroperasi diluar hari raya, sedangkan di Kec. Pontianak Selatan dan Tenggara tidak ditemukan. Kasubbag. Tata Usaha UPTD RPH Sapi Kota Pontianak , Erpan, SP menjelaskan pemotongan hewan sapi di TPHS Ilegal yang masih beroperasi berdampak pada penurunan PAD Kota Pontianak dan target yang telah ditetapkan akan tidak tercapai jika hal ini dibiarkan berkelanjutan. “Oleh sebab itu kerjasama antar semua pihak yang berkaitan, baik dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk kemajuan Kota Pontianak,” jelasnya (Uria K. Sely S).

Op. Bid Peternakan