BELILAH HEWAN QURBAN YANG TELAH DIPASANG PENENG

26 Juli 2019
BELILAH HEWAN QURBAN YANG TELAH DIPASANG PENENG

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini dilaksanakan kembali kegiatan pemasangan peneng untuk ternak Qurban oleh Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak. Pelayanan ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat Kota Pontianak mendapatkan hewan Qurban baik sapi maupun kambing/domba yang memenuhi persayaratan yaitu sehat dan sesuai dengan syariat Islam. Peneng merupakan penanda berbentuk kartu yang bertuliskan ‘Telah Diperiksa, Sehat dan Layak Sebagai Hewan Qurban’ yang dipasang di tali leher ternak Qurban yang telah lolos pemeriksaan kesehatan yang artinya telah memenuhi persyaratan sebagai hewan Qurban. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak baik secara aktif yaitu petugas langsung mendatangi kandang-kandang penampungan/penjualan sapi atau kambing/domba di wilayah Kota Pontianak dan melakukan pemeriksaan kesehatan serta pemasangan peneng, dan pelayanan pasif yaitu melayani permintaan penjual atau pembeli hewan Qurban untuk melakukan pemeriksaan kelayakan hewan Qurban yang dijual atau akan dibelinya.

Pelayanan pemasangan peneng ini gratis dan masyarakat dapat menghubungi kontak Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak di nomor 0561-883295. Dinas akan mencatat nomor kontak pemohon, jenis dan jumlah ternak, dan alamat kandang ternak yang akan diperiksa, kemudian petugas peneng akan menghubungi kontak pemohon untuk janji temu pemeriksaan lapangan. Pelayanan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 Juli sampai dengan 8 Agustus 2019.

Bagi masyarakat yang akan membeli hewan Qurban, sebaiknya membeli hewan Qurban yang telah dipasang peneng karena telah memenuhi syarat kesehatan dan sesuai dengan syariat Islam. Setelah pemasangan peneng, juga akan dilakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan ternak Qurban sebelum maupun sesudah penyembelihan pada hari Raya Idul Adha di setiap lokasi penyembelihan hewan Qurban dalam rangka menjaga kesehatan dan keamanan daging yang beredar di masyarakat.

Tambahan untuk tahun ini akan dilakukan penilaian penyelenggara/panitia hewan Qurban yang melakukan penyembelihan dan penanganan hewan Qurban sebelum maupun sesudah disembelih sesuai dengan aspek higiene sanitasi dan kesejahteraan hewan. Panitia terbaik akan mendapatkan trofi penyelenggara/panitia Qurban terbaik.

Aspek higiene sanitasi yang dinilai antara lain tempat penampungan ternak bersih, kering dan sirkulasi udara yang lancar, pemisahan tempat penyembelihan (area kotor) dengan penanganan daging (area bersih), pengulitan  karkas dilakukan dalam posisi digantung, karkas dan jeroan ditempatkan pada tempat yang terpisah, penirisan daging menggunakan bahan yang berpori atau bisa menggunakan daun kelapa, pembungkusan daging yang siap didistribusikan menggunakan plastik yang transparan, daging dan jeroan dikemas secara terpisah. 

Aspek kesejahteraan hewan (kesrawan) seperti pemisahan kandang penampungan/tempat hewan diikat dengan tempat penyembelihan atau penanganan daging, mengurangi jumlah orang yang melihat proses penyembelihan hewan Qurban dengan tidak membiarkan banyak orang menonton. Cara lain yang dapat dilakukan selain pemisahan yaitu dengan memasang tirai penutup antara tempat penyembelihan dengan tempat hewan diikat. Hal ini akan mengurangi tingkat stres dan kecemasan hewan Qurban (Sofia).

Op. Bid Peternakan