VAKSINASI RABIES DALAM RANGKA ANNIVERSARY GATHERING PONTIANAK DOG LOVER BERTEMAKAN HIGH FIVE IF YOU BELIEVE THAT, DOGS ARE FAMILY

27 Mei 2019
VAKSINASI RABIES DALAM RANGKA ANNIVERSARY GATHERING PONTIANAK DOG LOVER  BERTEMAKAN HIGH FIVE IF YOU BELIEVE THAT, DOGS ARE FAMILY

Kembali Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak diminta untuk mengisi kegiatan vaksinasi Rabies gratis dalam acara Anniversary Gathering Komunitas Pontianak Dog Lover Ke-3 dengan tema ‘High Five If You Believe That, Dogs Are Family’ pada hari Minggu tanggal 19 Mei 2019. Acara yang diselenggarakan di Rumah Betang yang beralamat di Jalan Sutoyo Pontianak itu dibuka oleh Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak Bapak H. Bintoro, SE dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh anggota komunitas.

Sebanyak 8 (delapan) orang anggota tim vaksinasi dari bidang Peternakan Dinas  Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak dilibatkan untuk mengantisipasi banyaknya anjing yang mendaftar untuk divaksin Rabies oleh pemiliknya. Meskipun hujan, tidak menyurutkan masyarakat untuk berpartisipasi membawa anjingnya untuk divaksin Rabies. Adapun jumlah anjing yang divaksinasi hingga akhir kegiatan adalah 64 ekor. Anjing yang divaksin ternyata tidak hanya berasal dari seputaran Kota Pontianak saja, tetapi ada pula yang berasal dari Wajok (Mempawah) dan Kubu Raya.

Di tahun 2019 ini sampai dengan terlaksananya kegiatan vaksinasi bersama Pontianak Dog Lover, telah dilakukan vaksinasi sebanyak 94 ekor anjing di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya. Vaksinasi Rabies akan terus dilakukan secara kontinue baik secara door to door (dari rumah ke rumah) maupun melalui kegiatan seperti gathering komunitas pencinta hewan, atau pameran kegiatan. Vaksinasi yang dilakukan di kegiatan gathering atau pameran lebih menjanjikan dalam pengumpulan peserta yang lebih banyak dibanding dari rumah ke rumah, namun juga terdapat kelemahan karena tidak semua pemilik dapat membawa hewannya ke lokasi dan juga memicu stres sebelum vaksinasi yang menyebabkan suhu badan hewan menjadi tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk divaksin karena resiko heat stroke.

Namun demikian pula kegiatan vaksinasi dari rumah ke rumah, di samping kelebihannya, juga terdapat kelemahan yaitu penolakan beberapa masyarakat, sulitnya menangkap anjing (yang diliarkan pemilik) dan luasnya jangkauan vaksinasi yang menghabiskan waktu sehingga perolehan jumlah hewan yang divaksin tidak sebanyak pada gathering atau pameran. Terlepas dari hal tersebut, melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi Rabies terhadap hewan peliharaannya semakin meningkat, tidak lagi terdapat penolakan terhadap petugas yang akan melakukan vaksinasi karena Rabies atau anjing gila tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi. Lindungi keluarga anda, cegah sebelum terlambat (Sofia). 

 

Op. Bid Peternakan