RAPOR HASIL PROGRAM UPSUS SIWAB KOTA PONTIANAK TAHUN 2018

07 Desember 2018
RAPOR HASIL PROGRAM UPSUS SIWAB KOTA PONTIANAK TAHUN 2018

Sepanjang tahun 2018 Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak telah aktif mendukung kelancaran program pemerintah dalam Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB). Program inseminasi buatan gratis terhadap peternak sapi di wilayah Kota Pontianak sampai dengan akhir November yang dilakukan petugas inseminasi Dinas telah mencapai 77 kali dengan jumlah akseptor 58 ekor dan yang berhasil bunting sebanyak 42 ekor dari jumlah ternak sapi yang dilakukan pemeriksaan kebuntingan sebanyak 54 ekor.

Kegiatan penanganan gangguan reproduksi sebanyak 15 ekor dengan rincian hipofungsi ovaria 6 ekor, corpus luteum persistent (CLP) 2 ekor, kawin berulang (repeat breeder) 1 ekor, dan retensi plasenta 6 ekor. Salah satu keberhasilan dalam pelaksanaan UPSUS SIWAB adalah adanya kelahiran, dan sampai dengan berita ini diturunkan, jumlah kelahiran pedet yang terdata adalah 29 ekor. Salah satu info keberhasilan program adalah kelahiran pedet kembar hasil inseminasi buatan petugas Dinas pada bulan November 2018.

Tolak ukur keberhasilan inseminasi buatan (IB) guna mengevaluasi efisiensi reproduksi sapi potong betina adalah Service per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR). Service per Conception adalah jumlah inseminasi buatan yang dilakukan sampai sapi betina bunting, sedangkan Conception Rate (CR) merupakan persentae sapi bunting pada perkawinan pertama. Kisaran normal S/C adalah 1,6-2,0. Adapun hasil perhitungan S/C di Kota Pontianak adalah 1,8 sehingga ini termasuk hasil yang baik karena menunjukkan tingkat kesuburan sapi betina yang diinseminasi buatan sehingga menjadi bunting. Namun yang perlu diperhatikan dalam program UPSUS SIWAB adalah jumlah kelahiran yang terjadi, sehingga menjadi catatan petugas untuk dapat mendampingi peternak agar sapi yang telah bunting dapat melahirkan pedet dengan normal dan sehat serta tumbuh menjadi sapi dewasa (Sofia).

 

Op. Bid Peternakan