TEKNIK PEMATAHAN DORMANSI PADA BENIH PADI

14 Desember 2017
TEKNIK PEMATAHAN DORMANSI PADA BENIH PADI

Oleh : Fitri Ikayanti, SP

 

Pada benih dikenal istilah dormansi yaitu suatu keadaan benih mengalami masa tidur atau dorman dimana benih tidak akan mengalami pertumbuhan atau perkecambahan walaupun ditanam dalam kondisi yang optimum. Dormansi pada benih memiliki keuntungan antaralain sebagai mekanisme dalam mempertahankan hidup lebih lama dan memberikan ketahanan dalam penyimpanan meskipun untuk konsumen benih, kurang memberikan keuntungan karena benih tersebut apabila langsung ditanam tidak tumbuh dan apabila tumbuh, pertumbuhannya tidak seragam.  Lamanya benih mengalami masa dorman atau persistensi berbeda pada setiap spesies dan varietas. Persistensi benih yang lama, umumnya disebabkan oleh keberadaan gulma di sekitar lahan pertanian.

Terdapat dua tipe dormansi benih antaralain dormansi fisik (dormansi primer) dan dormansi fisiologis (dormansi sekunder). Dormansi fisik disebabkan oleh adanya pembatas struktural terhadap perkecambahan berupa kulit biji yang keras dan kedap air yang menjadi penghalang mekanis masuknya air atau gas pada berbagai jenis tanaman sedangkan dormansi fisiologis (dormansi sekunder) penyebabnya adalah embrio yang belum sempurna pertumbuhannya atau belum matang, benih-benih tersebut memerlukan jangka waktu tertentu agar dapat berkecambah  sehingga akan lebih tahan dalam penyimpanan.

Dormansi dapat dipatahkan dengan perlakuan untuk mengaktifkan kembali benih yang dorman. Ada berbagai cara perlakuan yang dapat diklasifikasikan yaitu pengurangan ketebalan kulit atau skarifikasi, perendaman dalam air, perlakuan dengan zat kimia, penyimpanan benih dalam kondisi lembab dengan suhu dingin dan hangat atau disebut stratifikasi dan berbagai perlakuan lain.

Benih padi memiliki karakteristik dormansi yang dinamakan after-ripening. Fenomena after-ripening yaitu dormansi benih padi yang tidak mampu berkecambah ketika baru dipanen dan baru dapat berkecambah setelah melewati periode penyimpanan kering. Peristiwa after ripening padi umumnya terjadi selama 8 minggu. Hal ini dapat ditunjukan dengan hasil pengamatan pada benih padi yang mencapai daya berkecambah maksimum setalah penyimpanan kering selama 8 minggu. 

Penyebab dormansi benih padi kemungkinannya bukan disebabkan oleh kekerasan kulit, karena kulit padi mudah pecah dan mudah ditembusi air. Dormansi ini terjadi karena  faktor yang terdapat dalam benih padi tersebut yaitu zat penghambat.  Pada benih yang dorman zat penghambat ini perlu dihilangkan agar benih mampu berkecambah.

Ada beberapa teknik pematahan dormansi benih padi dikutip dari www.luqmanmaniabgt.blogspot.co.id/2012/10/penyebab-dormansi-dan-metode.html antaralain dengan cara perendaman benih dalam KNO3 1% selama 48 jam yang merupakan cara pematahan dormansi paling efektif pada benih padi gogo varietas Kalimutu, Gajah Mungkur, dan Way Rarem terhitung mulai 0 minggu setelah panen (Ilyas dan Diarni, 2007). Perlakuan ini juga sangat efektif untuk mematahkan dormansi benih padi gogo ’Gajah Mungkur’ setelah disimpan 2 dan 4 minggu dengan indeks vigor tertinggi.

Penggunaan KNO3 0,2% efektif untuk mematahkan dormansi benih padi sawah (Nugraha dan Soejadi, 1991). Selain itu, perlakuan perendaman benih dalam larutan GA3120 ppm selama 48 jam juga efektif.  Metode pemanasan benih dalam oven 50 0C selama 48 jam yang diikuti dengan perendaman dalam air 24 jam dapat digunakan untuk mematahkan dormansi benih padi gogo ’Jatiluhur’ (Ilyas dan Diarni, 2007).

Menurut ISTA (2005) teknik pematahan dormansi yang dapat direkomendasikan untuk mematahkan dormansi benih padi (Oryza sativa) adalah dengan memanaskan benih pada suhu 50 0C, atau merendam benih dalam air atau KNO3 selama 24 jam sebelum dikecambahkan. Pematahan dormansi dikatakan efektif jika menghasilkan daya berkecambah 85% atau lebih (Ilyas dan Diarni, 2007).

 

Referensi :

Metode Pematahan Dormansi
Dasar Ilmu dan Teknologi Benih (AGH 250)

http://budikolonjono.blogspot.co.id/2011/08/laporan-metode-pematahan-dormansi-dasar.html diakses tgl 23-11-2017

 

Penyebab Dormansi dan Metode Pematahannya

http://Lukmanmaniabgt.blogspot.co.id/2012/10/penyebab-dormansi-dan-metode.html diakses tgl 27-11-2017

 

Pengaruh Perlakuan Pematahan Dormansi terhadap Daya Berkecambah Benih dan Pertumbuhan Awal Bibit Dua Varietas Padi (Oryza sativa.L)

http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/2387/Adita%20Martalenni%20-%20091510501013_pdf?sequence=1 diakses 12-12-2017

 

Lamanya Penyimpanan dan Waktu Perendaman dengan Larutan KNO3 dapat Mematahkan Dormansi Benih Padi

http://haridhy.blogspot.co.id/2014/02/KNO3-dapat-mematahkan-dormansi-benih.html diakses 12-12-2017

 

Images :

https://www.google.co.id/search?biw=1366&bih=662&tbm=isch&sa=1&ei=39AwWtnRF4a50gSCsprABg&q=dormansi+benih+padi&oq=dormansi+benih+padi&gs_l=psy-ab.12...3031.14992.0.17351.19.16.0.3.3.0.419.2533.0j7j5j0j1.13.0....0...1c.1.64.psy-ab..3.13.1799...0j0i67k1j0i30k1j0i5i30k1j0i24k1j0i10i24k1.0.ldUmse90Dok#imgrc=-fuLJXz4VjxZGM:

Operator 1